Selasa, 29 September 2009

600 Pekerja China Menjadi Muallaf di Saudi

Riyadh - Lebih dari 600 orang warga negara China yang bekerja pada proyek Kereta Api Haramain telah memeluk Islam dalam sebuah upacara baru-baru ini di Makkah.
Mereka adalah para pekerja dari perusahaan Kereta Api China, yang memenangkan kontrak miliaran dolar untuk membangun jalan kereta sepanjang 450 km yang menhubungkan kota suci Makkah dan Madinah melalui Jeddah dan Rabigh.

DR. Abdul Aziz Al-Kudhairi, Wakil Amir pemerintahan kota Makkah mengatakan bahwa perayaan Hari Nasional Kerajaan tahun ini bertepatan dengan sejumlah acara yang bersejarah dan menguntungkan.

Di dalamnya termasuk peluncuran bergengsi Universitas Riset dan Teknologi Internasional Raja Abdulah (KAUST), perayaan 'Iedul Fitri dan pengucapan syahadat para pekerja berkebangsaan China baru-baru ini.

DR. Abdul Aziz yang menyaksikan acara ini, menjelaskan bahwa ini adalah sebuah respon langsung terhadap kritik kepada pemerintah karena menggunakan perusahaan China.

Diantara mereka yang menjadi muallaf, adalah 70 orang yang terlibat dalam pembangunan proyek konstruksi monorail Makkah yang menghubungkan kota suci tersebut dengan tempat-tempat suci di Mina, MuzDalifa dan Arafah.

Beralihnya mereka menjadi muallaf, terjadi hanya dalam 24 jam setelah mendapatkan buku yan memperkenalkan Islam dalam bahasa China di tempat kerja mereka di Arafah, yang berada di luar wilayah tanah Haram, katanya, dan menambahkan bahwa kebanggaan datang pada kantor Pengerahan dan Penyuluhan untuk Ekspatriat di Makkah.

Upaya sedang di lakukan untuk menyebarkan pesan Islam di antara 5000 warga negara China yang bekerja di Kereta Api Haramain, katanya, juga menambahkan bahwa persoalan terbesar untuk kantor Pengerahan dan penyuluhan adalah kurangnya cukup buku-buku Islam dalam bahasa China.

Tahap pertama dari proyek Haramain Rail terdiri dari 70 km yang telah di mulai dengan baik beberapa bulan lalu. Tahap ini meliputi dari pembebasan tanah, pembangunan jembatan dan trek. Proyek ini di harapkan bisa beroperasi pada tahun 2012.

www.voa-islam.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails